Selasa, 30 Maret 2010

Beratnya Ngejaga Hubungan Rahasia

Susahnya kalau cinta harus memilih. Misalnya jika itu berkaitan dengan keputusan orangtua untuk nggak ngebolehin pacaran. Daripada orangtua marah atau biar cinta bisa kesampean, jadi dipilihlah jalan belakang alias backstreet.

Karena caranya nggak terang-terangan, tentunya pacaran backstreet ini emang nggak bisa seleluasa kayak pacaran resmi. Habisnya, status pacaran itu harus disembunyiin dari orang-orang tertentu.

Ini dia jadinya… kalau pacaran disembunyiin dari orangtua, Youngsters pun harus sembunyi-sembunyi untuk meluangkan waktu buat pacaran. Atau mentok-mentoknya, pacaran pun cuman bisa dilakukan di waktu sekolah atau sepulang sekolah. Itupun kalau pacarannya juga sama anak yang satu sekolahan.

Beda lagi versinya kalau pacaran backstreet dari teman. Dengan beberapa alasan tertentu, hubungan pacaran itu pun harus dirahasiakan biar nggak ketahuan, misal sama teman se gank.

Nah, yang kayak beginian ini agak repot juga. Gimana nggak repot, soalnya kan kalau ada apa-apa kita biasanya ngadu ke teman. Tapi gara-gara kitanya pacaran backstreet, boro-boro ngadu kalau ada masalah, kita dan sang pacar pun harus terus menerus cari siasat biar nggak ketahuan. Ougch pusingnya…!!!



Dari Ortu sampai Pacar Resmi

Awalnya sih, backstreet itu emang dilakuin sama mereka yang pengen nyembunyiin hubungan asmaranya dari orangtua. Ya habis gimana lagi, karena si pacar nggak disukain sama orangtua, atau bahkan orangtua sendiri yang nggak ngebolehin anaknya buat pacaran dulu, jadi deh jalan backstreet yang dipilih.

Backstreet dari orangtua juga kadang dipilih karena ada kriteria dari pacar Youngsters yang emang nggak disetujuin oleh orangtua. Mulai dari tingkah sang pacar, sampai masalah identitasnya. Misalnya nih, karena beda ekonomi atau agama. Fuih!

Eit, nggak hanya orangtua aja lho. Saudara pun bisa jadi alasan buat seseorang memilih backstreet. Misal perkaranya karena saudaranya ini musuhan sama si pacar. Jadi pacarannya ngumpet-ngumpetan deh.

Tapi ternyata lama kelamaan, backstreet pun dipilih sama mereka yang pengen ngerahasiain hubungan dari orang lain lho. Misalnya nih buat mereka yang selingkuh, backstreet pun dilakuin biar pacar nggak tahu tentang hubungan itu. Hii, udah jadi yang kedua, pacarannya pun harus sembunyi-sembunyi lagi. Emang enak?!

Atau ada juga lho yang milih nyembunyiin status pacarannya dari orang-orang di sekitarnya. Hehe, kalau yang satu ini banyak alasannya. Ada yang karena gengsi, malu, atau karena nggak pede sama pacarnya sendiri.

Misalnya backstreet ala Cinta dan Rangga yang ada di film AADC. Cinta sengaja ngelakuinnya karena takut ketahuan sama teman-temannya yang emang juga ngebenci Rangga. Cinta sendiri pernah ngaku terang-terangan gengsi sih kalau bisa jatuh cinta sama Rangga.

Alhasil pas jadian betulan, gengsi pun yang lebih dipertahankan. Udah gitu, rasanya takut banget deh kalau-kalau nantinya pas teman-teman tahu, eh, Cinta-nya bisa dijauhin sama teman-temannya. Nah lho, Youngsters ada juga nggak yang ngalamin kayak begituan?



Kompromi vs Backstreet

Ngerasa kepikir capek pas ngelakuin backstreet? Yah, meskipun ada di antara mereka yang justru ngerasa tertantang dengan pacaran gaya backstreet, tapi nggak sedikit juga yang ngerasa tersiksa. Soalnya, mereka terpaksa sih buat ngelakuin backstreet. Sebetulnya, ada beberapa cara lho yang bisa dilakuin biar acara backstreet berakhir.

-Backstreet dari orangtua

Waduh, urusan yang satu ini emang agak repot juga. Habisnya, lawan dari acara backstreet Youngsters adalah orangtua Youngsters sendiri. Kalaupun ketahuan, biasanya ada konsekuensinya. Minimal, dimarahin habis-habisan deh.

Seandainya jika alasan Youngsters untuk nggak pacaran itu karena orangtua yang nggak ngebolehin pacaran, ya coba deh bicarakan baik-baik. Buktiin dan pegang janji, kalau Youngsters akan tetap menjadi anak baik serta nggak berubah prestasi di sekolahnya.

Tapi kalau alasan orangtua itu udah menyangkut masalah perbedaan status atau identitas antara sang pacar dengan Youngsters sendiri, waduh kalau sudah begitu bisa jadi butuh sikap ngalah dari Youngsters sendiri.

-Backstreet dari teman

Ada beberapa alasan kenapa seseorang backstreet dari teman atau ganknya. Bisa jadi karena si teman yang nggak suka dengan tipe orang yang jadi pacar kita, atau karena kitanya sendiri yang gengsi.

Kalau alasannya karena teman-teman Youngsters yang nggak suka dengan tipe sang pacar, ya tentunya Youngsters harus pintar-pintar untuk ngeyakinin teman-teman dong. Biasanya sih, teman-teman nggak akan marah kalau emang persahabatan antar mereka termasuk dengan Youngsters tidak akan rusak. Termasuk, Youngsters pun harus berjanji kalau persahabatan dengan teman-teman pun nggak akan rusak gara-gara sang pacar.

Tapi kalau alasannya karena gengsi Youngsters, ya itu kembali ke diri Youngsters sendiri. Apa susahnya sih untuk ngaku jujur kalau emang pendirian Youngsters udah nggak lagi sama?! Dalam artian, ya emang yang sekarang inilah kenyataannya.

-Backstreet dari pacar

Whoa, kalau yang ini sih penyelesaiannya cuman satu, mau pilih yang mana? Habisnya, jelas-jelas udah punya pacar yang sah kok malah ngebackstreet buat ngedeketin cowok atau cewek yang lain?!

1 komentar:

Lelaki idaman mengatakan...

Lelaki idaman : Pendiam. Murah senyum. Lebih sering mendengar ketimbang berbicara. Tapi, sekali berkata, banyak orang terpengaruh.

Posting Komentar